SESAL DAHULU PENDAPATAN, SESAL KEMUDIAN TIDAK BERGUNA
SESAL DAHULU PENDAPATAN, SESAL
KEMUDIAN TIDAK BERGUNA
Sesal dahulu
pendapatan, sesal kemudian tidak berguna, ini adalah contoh peribahasa
indonesia yang sudah ada sejak dulu dan sampai sekarang, yang artinya atau
intinya adalah menyesal di akhir dan yang tidak adak gunanya lagi. Dan ini
adalah contoh cerita yang menggabarkan tentang peribahasa tersebut:
BERLIBUR
Pada libur
sekolah, lia dan keluargaku pergi kerumah nenek tepatnya ada di trawas batu malang,
setiba dirumah nenek, lia bertemu dengan sepupu – sepupuku Rody dan cherly, lia
dan sepupuku merencanakan memeancing ikan kesungai setelah makan.
Setelah makan,
lia dan sepupunya rody dan cherly
mempersiapkan peralatan untuk memancing, dan langsung bergegas menuju sungai,
tapi sebelum kesungai lia dan sepupuku dihadang oleh nenek, karena nenek sudah
tau kalau kami mau pergi kesungai untuk memancing “kalian jangan pergi kesungai
!! bahaya!! Semalam habis hujan deras !! dan arus sungai juga deras, lebih baik
kalian dirumah saja !!” perintah nenek.
Tapi, ketiga anak
tersebut tidak mendengarkan ucapan nenek, dan diam – diam pergi ke sungai, tiba
disungai semua memasang umpan dikail nya dan mulai menceburkannya kesungai,
setelah beberapa menit kemudian rody mengangkat pancingannya dan mendapatkan
ikan yang cukup besar, mereka semua merasa senang dan bersemangat untuk memancing, setelah itu
rody melanjutkan memancing nya dan memasangumpan dikailnya dan menceburkannya
kesungai. Tapi, tiba – tiba rody tergelincir ketika ia mau menceburkan kailnya
karena tanah yang basah ia tergelincir ke sungai yang cukup deras, rody
berteriak – teriak meminta tolong, lia dan cherly langsung berenang dan mencari rody, tapi mereka gagal.
Mereka kebingungan dan meminta tolong kepada penduduk sekitar.
Tiga jam kemudian
akhirnya mayat rody ditemukan yang tersangkut diakar pokok, dan mayat rudy
dibawa kerumasakit. Lia dan cherly pun menangis tanpa henti – hentinya. Lia dan cherly pun amat menyesal karena tidak
mendengarkan nasihat dari nenek, mereka pun sangat menyesal.
Bagaimanapun
penyesalan mereka sudah tidak ada gunanya karena “sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna”. Itulah cerita
yang menggambarkan pribahasa tersebut. Maka dari itu ingatlah nasehat dari
orang yang lebih dewasa, dan turuti apa yang mereka katakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar