Selasa, 17 Maret 2015

SESAL DAHULU PENDAPATAN, SESAL KEMUDIAN TIDAK BERGUNA


SESAL DAHULU PENDAPATAN, SESAL KEMUDIAN TIDAK BERGUNA

Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna, ini adalah contoh peribahasa indonesia yang sudah ada sejak dulu dan sampai sekarang, yang artinya atau intinya adalah menyesal di akhir dan yang tidak adak gunanya lagi. Dan ini adalah contoh cerita yang menggabarkan tentang peribahasa tersebut:

BERLIBUR

Pada libur sekolah, lia dan keluargaku pergi kerumah nenek tepatnya ada di trawas batu malang, setiba dirumah nenek, lia bertemu dengan sepupu – sepupuku Rody dan cherly, lia dan sepupuku merencanakan memeancing ikan kesungai setelah makan.

Setelah makan, lia dan sepupunya  rody dan cherly mempersiapkan peralatan untuk memancing, dan langsung bergegas menuju sungai, tapi sebelum kesungai lia dan sepupuku dihadang oleh nenek, karena nenek sudah tau kalau kami mau pergi kesungai untuk memancing “kalian jangan pergi kesungai !! bahaya!! Semalam habis hujan deras !! dan arus sungai juga deras, lebih baik kalian dirumah saja !!” perintah nenek.

Tapi, ketiga anak tersebut tidak mendengarkan ucapan nenek, dan diam – diam pergi ke sungai, tiba disungai semua memasang umpan dikail nya dan mulai menceburkannya kesungai, setelah beberapa menit kemudian rody mengangkat pancingannya dan mendapatkan ikan yang cukup besar, mereka semua merasa senang  dan bersemangat untuk memancing, setelah itu rody melanjutkan memancing nya dan memasangumpan dikailnya dan menceburkannya kesungai. Tapi, tiba – tiba rody tergelincir ketika ia mau menceburkan kailnya karena tanah yang basah ia tergelincir ke sungai yang cukup deras, rody berteriak – teriak meminta tolong, lia dan cherly langsung  berenang dan mencari rody, tapi mereka gagal. Mereka kebingungan dan meminta tolong kepada penduduk sekitar.

Tiga jam kemudian akhirnya mayat rody ditemukan yang tersangkut diakar pokok, dan mayat rudy dibawa kerumasakit. Lia dan cherly pun menangis tanpa henti – hentinya.  Lia dan cherly pun amat menyesal karena tidak mendengarkan nasihat dari nenek, mereka pun sangat menyesal.

Bagaimanapun penyesalan mereka sudah tidak ada gunanya karena “sesal dahulu pendapatan,  sesal kemudian tidak berguna”. Itulah cerita yang menggambarkan pribahasa tersebut. Maka dari itu ingatlah nasehat dari orang yang lebih dewasa, dan turuti apa yang mereka katakan.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar